아 아 아 , i really love it (: , you know, bracelet same with 지드래곤 (G-Dragon) . He is Leader from BIGBANG.
Minggu, 23 September 2012
Rabu, 19 September 2012
Selasa, 24 April 2012
belajar buat puisi ^-^
PENYESALAN
malam ini, di bawah cahaya bulan yang biru
ku akan tertidur sendiri
bahkan dalam mimpi ku, aku mencari mu
dan berkeliling dengan menyebut – nyebut nama mu
ku terbangun dari tidur dan
mengingat semua kejadian yang pernah kita alami
dimana
saat ku meninggalkan mu,
hanya penyesalan yang bisa ku rasakan sekarang
Perpisahan kejam adalah seperti ujung jalan cinta
aku
merasa seperti hati ku telat berhenti berdetak, untuk mengingat semuanya
musim dingin telah berlalu dan musim semi telah
tiba
di bawah langit yang sama, di tempat yang berbeda
disaat seperti ini tak ada kata yang bisa menghiburku
aku
selalu teringat semua kejadian demi kejadian , dan ku hanya bisa berkata
aku
menyesal …..
Senin, 02 April 2012
Manusia dan Tanggung Jawab
Manusia Dan Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang ridak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban.
Seorang mahasiswa mempunyai kewajiban belajar. Bila belajar, maka hal itu berarti ia telah memenuhi kewajibannya. Berarti ia telah bertanggung jawab atas bebannya. Sudah tentu bagaimana kegiatan belajar mahasiswa tersebut di pertanggung jawabkan. Bila pada ujian ia mendapat nilai A, B atau C hasil dari tanggung jawab si mahasiswa tersebut.
Seseorang mau bertanggung jawab karena kesadaran atau keinsafan atau pengertian atas segala perbuatan dan akibatnya dan atas kepentingan pihak lain. Timbulnya tanggung jawab karena manusia itu hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Manusia tidak boleh berbuat semuanya terhadap manusia lain dan terhadap alam lingkungannua. Manusai dan antara manusia dan lingkungan.
Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia dibebani dengan tanggung jawab. Apabia ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain memaksa tanggung jawab itu. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dilihat dari dua sisi yaitu dari sisi yang berbuat dan dari sisi yang kepentingan pihak lain. Dari sisi si pembuat ia harus menyadari akibat perbuatannya itu dengan demikian ia sendiri pula yang harus memulihkan ke dalam keadaan baik. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, pihak lain yang akan memulihkan baik dengan cara individual maupun dengan cara kemasyarakatan.
Apabila dikaji, tanggung jawab itu adlah kewajiban atau beban yang harus dipukuli atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditunjukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain
Tanggung jawab adalah cirri manusia beradab (berbudaya). Mausia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruk perbuatannya dan menyadari pula bahwa pihak lain memerlukan pengabdian atau pengorbanannya. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaran bertanggung jawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Macam – macam Tanggung jawab
Tanggung jawab dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri dalam mengebangkan kepribadian setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengebangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Manusia bisa memecahkan masalah – masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurut sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga bersifat pribadi. Dengan sifat pribadi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan – angan sendiri. Manusia juga tidak luput dari kesalahan,kekeliruan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja.
2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdri dari ayah, ibu, adik dan kakak, ada juga yang bukan anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib mempunyai tanggung jawab. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.
3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk social. Karena membutuhkan orang lain maka ia harus berkomunikas dengan orang lain. Sehingga demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyarakat tersebut.
4. Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga Negara suatu Negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semuanya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada Negara.
5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia dibumi bukanlah tanpa tanggung jawab, manusia yang tinggal dibumi dipenuhi dengan tanggung jawab. Sehingga manusia tidak bisa lepas dari tanggung jawab . tanggung jawab ini langsung dengan Tuhan melalui kitab – kitab nya apabila manusia tidak menjalankan tanggung jawabnya, hukumannya ada di dalam kitab – kitab. Jika tidak melakukan tanggung jawab, manusia akan merasakan kutukan yang akan diberikan oleh Tuhan. Maka dari itu semua manusia diwajibkan untuk bertanggung jawab atas semuannya.
Pengabdian dan pengorbanan
1. Pengabdian
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesejahteraan, cinta , kasih saying, hormat atau satu ikatan dan semua dilakukan dengan ikhlas.
Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jaawab, apalagi orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai sehari – hari itu bukan pengadian, tetapi hanya bantuan saja.
Pengabdian kepada agama atau kepada Tuhan terasa menonjolnya seperti yang dilakukan oleh para biarawan atau biarawati . Pada umumnya mereka itu adalah orang – orang yang terjun diladang Tuhan karena kesadaran moralnya, karena panggilan Tuhan. Mereka meninggalkan keluarga dan tidak akan berkeluarga.
Pengabdian terhadap Negara dan Bangsa yang juga menyolok antara lain dilakukan oleh pegawai negri yang bertugas menjaga mercu suar di pulau yang terpencil. Mereka tinggal disana , ditempat yang terpencil , mereka, menjaga kapal yang lalu lalang, mereka tidak bisa merasakan kesenangan halnya dengan pegawai negri yang berada di kota. Mereka ingin merasakan cuti.
2. Pengorbanan
Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung undur keikhlasan yang tidak mengandung pemrih suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata – mata.
Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan tidak begitu jelas karena adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Antara kawan sulit dikatakan pengabdian karena kita pengabdian mengandung arti lebih rendah tingkatannya. Tetapi untuk kata pengorbanan dapat juga diterapkan kepada sesame teman.
Pengorbana merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran, perasaan, bahkan dapat juga berupa jiwanya. Pengorbanan diserahkan secara ikhlas tanpa pemrih, tanpa ada perjanjian, tanpa ada transaksi, kapan saja diperlukan.
Pengabdian lebih banyak menunjuk kepada perbuatan sedangkan, pengorbanan lebih banyak menunjuk kepada pemberian sesuatu misalnya berupa pikiran, perasaan, tenaga, biaya, waktu. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.
referensi : elearning.gunadarma.ac.id , ocw.gunadarma.ac.id
Selasa, 27 Maret 2012
Tugas HTML
Cara membuat document html dengan text , warna bacground / bacground image !!
Tulis kode seperti berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=iso-8859-1" />
<title>KIM HYUN JOONG</title>
</head>
<body background="../../Pictures/korea/New folder (2)/43.jpg"</body> <font color="#000000" size="+19">KIM HYUN JOONG</font>
</html>
setelah selesai akan mucul seperti
Selasa, 20 Maret 2012
IBD ( Ilmu Budaya Dasar)
Secara sederhana IBD (Ilmu Budaya Dasar) adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggung jawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.
Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.
Ada beberapa tujuan mahasiswa mempelajari IBD , antara lain :
1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing dan tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.
4. Menguasahakan mahasiswa untuk berkomunikasi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, mahasiswa diharapkan akan lebih fasih dalam berkomunikasi.
1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing dan tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat.
4. Menguasahakan mahasiswa untuk berkomunikasi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, mahasiswa diharapkan akan lebih fasih dalam berkomunikasi.
Selain tujuan, ada ruang lingkup dalam IBD, yang dimaksud ruang lingkup dalam IBD adalah ruang dimana setiap manusia saling berkaitan satu sama lain. Seperti pengertian IBD diatas yaitu manusia yang harus berkaitan satu sama lain.
Ada beberapa ruang lingkup IBD yaitu:
- Manusia dan cinta kasih
- Manusia dan keindahan
- Manusia dan penderitaan
- Manusia dan keadilan
- Manusia dan pandangan hidup
- Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
- Manusia dan kegelisahan
- Manusia dan harapan
Penjelasan manusia dan cinta kasih. Perwujudan mengenai cinta, misalnya terdapat dalam karya sastra, tarian, musik, filsafat, lukisan, patung dan sebagainya. Masing-masing pokok bahasan dapat didekati dengan baik menggunakan cabang-cabang pengetahuan budaya secara sendiri-sendiri maupun secara gabungan cabang-cabang tersebut. Pokok bahasan manusia dan cinta kasih misalnya, dapat didekati dengan menggunakan karya seni sastra, atau filsafat, atau seni tari dan sebagainya. Disamping itu pokok bahasan manusia dan cinta kasih juga dapat didekati dengan menggunakan gabungan karya seni sastra, karya seni tari, atuu filsafat dan sebagainya.
Hubungan manusia dan Kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat, sebagai mana yang diungkapkan oleh Dick Hartoko bahwa manusia menjadi manusia merupakan kebudayaan. Hampir semua tindakan manusia itu merupakan kebudayaan. Hanya tindakan yang sifatnya naluriah saja yang bukan merupakan kebudayaan, tetapi tindakan demikian prosentasenya sangat kecil. Tindakan yang berupa kebudayaan tersebut dibiasakan dengan cara belajar. Terdapat beberapa proses belajar kebudayaan yaitu proses internalisasi, sosialisasi dan enkulturasi.
Selanjutnya hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu, sebagai Penganut kebudayaan, Pembawa kebudayaan, Manipulator kebudayaan dan Pencipta kebudayaan.
Pembentukan kebudayaan dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian. Dalam rangka survie maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara. Hal yang dilakukan oleh manusia inilah kebudayaan. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.
referensi ^^
Seri Diktat Kuliah Universitas Gunadarma Ilmu Sosial Dasar
http://www.scribd.com/doc/40968827/Ilmu-Budaya-Dasar
http://hierry-makalah.blogspot.com/2010/01/ilmu-budaya-dasar.html
http://irwanpantau.wordpress.com/2010/02/15/perbedaan-ilmu-sosial-dasar-dengan-ilmu-budaya-dasar/
Langganan:
Postingan (Atom)


